white3-8

Apakah Anda sudah mengenal jenis-jenis siklus akuntansi? Kali ini Asistenakuntan akan bagikan artikel mengenai siklus akuntansi. Artikel ini kami tunjukan khusus bagi Anda yang sekarang sedang serius menekuni cabang ilmu ekonomi ini seharusnya mengetahuinya. Namun jika belum, silahkan mencari informasinya dari berbagai media dan sumber.

Salah satunya disini yang sedikit membahas perihal siklus akuntansi tersebut. Dengan mengetahuinya lebih detail, Anda bisa semakin memahami perihal ilmu akuntansi secara umum serta menyeluruh.

Mengenal Jenis-Jenis Siklus Akuntansi Dalam Ilmu Ekonomi

Sebelum mengenal jenis-jenis siklusnya, tidak ada salahnya Anda mengetahui tentang apa itu siklus akuntansi. Perlu Anda ketahui bahwa siklus akuntansi adalah proses penyusunan laporan keuangan yang terdiri atas urutan transaksi berdasarkan bukti-bukti transaksinya. Dengan laporan tersebut, bisa diketahui lebih detail informasi laporan keuangan dalam kurun waktu serta kegiatan tertentu.

Sementara itu, siklus akuntansi menurut jenis dibagi menjadi tiga, yaitu siklus akuntansi perusahaan jasa, dagang dan manufaktur. Untuk mengenal ketiganya lebih jelas, silahkan membaca uraian di bawah ini yang semoga bermanfaat.

  1. Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa menyediakan produk berupa jasa untuk para konsumen yang menginginkan dan membutuhkannya. Seiring perkembangan zaman, produk jasa yang bisa diproduksi untuk kepentingan bisnis serta perusahaan begitu banyak. Oleh karenanya, perlu dibuat laporan keuangan mengenai aktivitas perusahaan jasa tersebut.

Secara umum, ada beberapa langkah atau kegiatan dalam membuat laporan keuangan untuk perusahaan jasa. Dimulai dengan membuat bukti transaksi dari setiap transaksinya. Lalu, dilanjutkan dengan pembuatan jurnal atau buku harian atas semua transaksi.

Jika sudah, masuk ke tahap memindah buku jurnal ke buku besar. Tujuannya agar laporan keuangan bisa diketahui lebih mendetail.

Tentu saja dalam proses tersebut harus membuat ayat jurnal penyesuaian, kertas kerja, menyusun laporan keuangan, hingga membuat jurnal penutup. Setelah selesai melakukannya, tidak lupa membuat neraca sisa dan jurnal pembalik.

  1. Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Jenis perusahaan yang aktivitasnya membeli produk barang dari produsen, lalu menjualnya lagi di pasaran agar mendapatkan keuntungan. Adapun kegiatan proses laporan keuangan untuk perusahaan dagang bisa dimulai dengan membuat bukti transaksi.

Setelah itu, mencatat semua transaksi keuangan ke dalam jurnal umum. Dilanjutkan dengan mencatatnya ke jurnal khusus dan berlanjut ke dalam buku besar pembantu. Selesai melakukannya, barulah memindahkannya ke dalam buku besar yang sudah disiapkan.

Dalam proses pemindahannya, harus membuat neraca sisa, jurnal penyesuaian, membuat kertas kerja, perhitungan rugi laba, serta laporan perubahan ekuitas. Setelah itu, membuat laporan neraca dan jurnal penutup. Anda juga bisa mengenal akuntansi Myob, kelebihan, kekurangan, dan fungsinya saat mengerjakan siklus akuntansi ini.

  1. Siklus akuntansi Perusahaan Manufaktur

Perusahaan melakukan kegiatan mengolah atau mengembangkan bahan baku menjadi barang jadi atau menjadi barang setengah jadi yang tujuannya untuk dijual. Sementara untuk pembuatan laporan keuangan perusahaannya, secara garis besar sama dengan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang.

Perbedaannya hanya pada jumlah transaksi dari perusahaan yang bersangkutan. Jadi, Anda sekalian sudah mengenal jenis-jenis siklus akuntansi, seperti uraian diatas. Semoga bermanfaat dan sukses selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Halo!
Silahkan Hubungi Kami Lewat Sini ya!